
asw. kandang-kadang kita sebagai manusia tidak luput dari ujian dari Allah SWT, karena dengan ujian yang diberikan Allah membuat kita lebih dewasa dan semakin berkwalitas di hadapan Allah SWT. aku pernah menghadapi ujian yang kalau sangat berat bagiku ketika itu aku masih kuliah di sebuah Universitas swasta di Pekan Baru, waktu aku memiliki temen sebut saja namanya Ali, dia adalah seorang temen terdekat aku. selama tahun 2006 aku sangat dekat dengan dia, karena kedekatan itu kami jadi sahabat dekat. Suatu ketika masa perkuliahan aku di tawarkan oleh dosen ku untuk bekerja di sebuah konter hp milik dosen tersebut, karena dosen tersebut merasa prihatin padaku karena dia melihat aku kalau pergi kuliah harus naik angkot tiga kali dengan biaya Rp.12.000 sehari, itupun belum termasuk uang makan siang di kampus, kadang2 untuk hemat biaya aku ngak makan di kampus, aku beli aja permen 2 buah, untuk menahan rasa laparku, ketika temen2 ngajak aku makan siang aku ngak pergi hanya duduk di kelas atau aku pergi perpustakaan untuk baca buku dgn bw 2 permen. Tidak beberapa hari kemudian aku ditemui dosen yang tawarin pekerjaan di konter hp untuk segera mulai bekerja dikonter, aku langsung kasih tahu abangku herwan untuk ijinkan aku kerja di konter, akhirnya aku diijinkan. setelah kujalani memang benar kata orang tua, mencari uang tidak semudah yang kita pikirkan. setelah beberapa bulan kemudian aku merasa asyik kerja disana, hingga suatu datang Ali ke konter untuk minta bantuan carikan untuk bayar uang semester senilai 600.000 ribu, trus dia cerita kan kisah hidup keluarga dia, aku sedih sekali dengar kisah keluarganya ia lebih parah dari keluarga ku rupanya, ia tidak memeliki ortu dan setelah itu dia divonis AIDS oleh dokter karena dia pernah di sodomi lelaki yang tidak dikenalnya hingga membuat nya jadi ia tertular penyakit tersebut. karena penyakitnya itu dia tanya sama aku "apakah dengan sakit ku ini ilham mau juga berteman sama saya", suatu hal berat bagiku karena selama ini aku dengar penyakit itu hanya di TV aja, aku terkejut bangeeet, trus aku pikir dengan logika, Tuhan kan ciptakan kita sama yang bedakan kita iman dan taqwa kita, trus aku doa ama Allah,"Ya Allah beri aku kekuatan untuk membantu anak ini untuk kembali ke jalanmu karena waktu itu dia putuskan untuk jadi gigolo, untuk bayar uang kuliah, lalu aku kasih logika ma temen ku itu, apakah dengan memutuskan hal demikian apakah menghapus dosa kamu? Trus dia jawab, "tidak ", Trus aku bilang sedang orang yang udah taubat belum taubat belum tentu masuk syurga pa lagi kita yang masih banyak dosa"""", lalu aku dia untuk "tahajjud malam dan minta ampun serta nangis ama Allah, Trus keesokan harinya memang Allah Maha membolak-balikkan hati, dia datang dan memutuskan berhenti dari profesinya,,,,, aku sangat bangga dan senang dengar keputusan dia, dan aku langsung sujud syukur,,,,. kami terakhir ketemu kami 2007 awal Juli, karena udah lama ngak ketemu saya dengar dari temen2 dia, ia sudah jadi Guru SD sebagai Guru Agama, udah 1,5 tahun kami tidak ketemu ntah g mana kabar dia sekarang. Tapi 1 hal yg membuat ku senang karena dia sudah berubah dan taubat sehingga tidak akan berbuat kesalahan yang kedua kalinya. Selamat Berjuang Sahabat, semoga Allah Menjagamu!!!!!!!!!!!!!!Allahu Akbar.......

Tidak ada komentar:
Posting Komentar